Ilmu Pelet adalah ilmu gaib yang berfungsi untuk mempengaruhi alam bawah sadar atau perasaan seseorang agar tumbuh perasaan suka dan sayang atau cinta kepada orang lain.
Ilmu pelet juga bisa dikatakan sebagai Ilmu Pengasihan, Ilmu ini merupakan budaya mistik dan tradisi serta kultur yang banyak dipengaruhi oleh kepercayaan masyarakat akan hal-hal gaib.
Ilmu pelet juga bisa dikatakan sebagai Ilmu Pengasihan, Ilmu ini merupakan budaya mistik dan tradisi serta kultur yang banyak dipengaruhi oleh kepercayaan masyarakat akan hal-hal gaib.
Bahkan menurut informasi, di setiap negara dan wilayah memiliki ilmu pelet masing-masing dengan versinya sendiri – sendiri .
Aslinya, kata pelet yang populer di tanah Jawa (Jawa timur, Jawa Tengah – Yogya, Jawa Barat) tidak memiliki arti kata. Dan ilmu atau sihir yang sekarang dikenal sebagai pelet tersebut ternyata sangat populer era tahun 1970’an yaitu Sandiwara Radio Nini Pelet dari Gunung Ceremai.
Banyak istilah lain untuk ilmu memikat lawan jenis ini di masing-masing daerah, diantaranya :
* Daerah Sumatra Melayu ada banyak jenis, misalnya disebut Pekasih & Petunduk
* Ranah Minang & Melayu ada disebut sebagai Pitunang.
* Tanah Batak disebut Dorma.
* Kalimantan Barat disebut Kundang.
* Kalimantan Timur disebut Pitunduk.
* Daerah Sumatra Melayu ada banyak jenis, misalnya disebut Pekasih & Petunduk
* Ranah Minang & Melayu ada disebut sebagai Pitunang.
* Tanah Batak disebut Dorma.
* Kalimantan Barat disebut Kundang.
* Kalimantan Timur disebut Pitunduk.
Kebanyakan ilmu pelet ini dilakukan dengan berbagai macam ritual, mantra dan atau menggunakan azimat. Namun pelet juga ternyata mampu menembus ranah ilmiah.
Teknik kekuatan pikiran ini banyak dipergunakan di Amerika, Australia dan Eropa untuk memajukan bisnis, memenangkan proposal, bahkan untuk merubah (to sway) suatu keputusan yang sudah diambil. Banyak kisah sukses dari negara-negara maju tentang kemanjuran teknik Alpha Mind Control ini.
Pelet Melayu Deli
Jadi, saya telah jelaskan bahwa pelet merupakan jenis ilmu gaib yang berfungsi untuk memengaruhi alam bawah sadar seseorang agar jatuh cinta kepada orang yang mengirim pelet tersebut. Sebetulnya “mantra cinta” memiliki beragam cara dan istilah tapi fungsinya sama, yaitu untuk menanamkan rasa cinta di hati sasaran.
Tradisi mistis dan spiritual merupakan konsep universal meskipun ditempuh dengan metode-metode yang berbeda.
Setiap masyarakat yang meyakini adanya “kekuatan gaib”, pastilah mereka mengenal berbagai ilmu spiritual, termasuk ilmu yang fungsinya untuk percintaan seperti ilmu pelet.
Salah satu cara pelet dengan ramuan yaitu menggunakan bahan yang melekat pada kayu, yang melekat pada batu, yang melekat di pohon enau, pada lumpang, serta segala sesuatu yang bersifat lengket. Seluruh bahan digiling halus. Ini merupakan pelet kuno dari Sumatera Utara.
Ada pula pelet dengan memandang pantulan purnama hingga membayangkan orang yang ingin dipelet, seolah pantulan purnama itu adalah orang yang akan dipelet, lalu diputuskan makrifat seolah pantulan itu anda makan.
1. Pelet agar Disegani Orang:
BismillahirrahmanirrahimBatu bertitik batu berdenting,
Tige ie batu dacing,
Mulut tepempan gigi terkancing
Kau..(sebut nama orangnya)..tide bulih belebih kate pada aku.
Bile engko tide menurut diaku,
Durhake engkau lebih-lebih kepade Allah
Berkat kalimat lailaha illallah
Muhammadarrasulullah
Berkat kalimat lailaha illallah
Muhammadarrasulullah
2. Mantra Pemanis dan Pengasih
a. Pemanis Minyak
Tuang minyak kutuang
Kutuang di tapak tangan
Bukan aku minyak sorang
Aku minyak bulan bintang
Matahari dan cahye
Cahye bulan dan cahye aku
Cahye bintang cahye aku
Cahye matahari cahye aku
Cahye Allah cahye Muhammad
Berkait la ilahaillallah
Muhammadarrasulullah
b. Pelembut Hati
Yatim aku mati tasauf kata Allah (3x)
Roh kalam kawah kali-kali
Aku buang darah gemuruh
Aku naik darah berani
c. Pengasih Bini
Salatu salamu alisa isa wamumni
Aku ambil hidup engkau
Sampai mati akulah tuhan engkau
Akulah nabi engkau di dunia ini
d. Bedak Pemanis
Bedak olak olek
Mari pakai ujung gunting
Kupakai bedak di luar kulit
Mesra dalam daging
Dengan berkat doa lailaha illallah
Muhammadarrasulullah
e. Peseri Muka


Tidak ada komentar:
Posting Komentar