Indera keenam berperan sebagai indera untuk menangkap informasi tentang dunia sekitar yang tidak bisa diperoleh dengan indera biasa. Dalam bahasa inggris, indera keenam dikenal dengan istilah sixth sense. Adapun dalam istilah teknis parapsikologi, indera keenam dikenal dengan istilah ESP (extra sensory perception).
Normalnya, manusia memiliki lima indera, yakni indera penglihat (mata), indera peraba (kulit), indera pembau (hidung), indera perasa (lidah), dan indera pendengar (telinga). Kelimanya sering disebut dengan istilah panca indera.
Dalam kehidupan sehari-hari, panca indera berperan dalam mendapatkan informasi tentang dunia sekitar.
Di luar lima indera itu, banyak orang meyakini adanya indera keenam atau mata bathin. Orang akan dianggap memiliki indera keenam jika mampu melihat hal-hal yang tidak bisa dilihat, didengar atau dirasakan orang lain. Misalnya mampu melihat hantu atau bercakap-cakap dengan hantu. Demikian juga orang yang bisa meramalkan kejadian yang akan datang.
Berikut beberapa “citra” hasil penginderaan karena adanya indera keenam (hasil pengalaman beberapa orang):
* Seseorang dapat melihat pancaran bioelektromagnetik dari tubuh seseorang (ini disebut “aura“ ) dalam warna dan kombinasi warna tertentu.
* Seseorang yang dapat melakukan pengobatan psi dapat melihat seseorang dalam citra seperti foto rontgen hitam putih. Yang normal berwarna putih dan yang sakit berwarna gelap (hitam).
* Seseorang dapat merasakan adanya benda logam atau bukan logam dengan merasakan adanya getaran atau, rasa seperti tertusuk jarum pada telapak tangannya.
* Seseorang dapat mendengar seseorang bersuara secara jelas padahal orang tersebut berada ditempat jauh.
* Seseorang dapat melihat bayang-bayang atau citra “makhluk halus”.
* Seseorang ditutup matanya tetapi dia dapat mengenal jalan dan tidak menabrak barang-barang yang ada di depannya (seakan akan seperti tidak ditutup matanya).
Cara Mengasah Indera Keenam
1. Seseorang yang pembohong, maka sudah dipastikan memiliki kepekaan bathin yang rendah. Semakin sering berbohong, maka semakin rendahlah kemampuan itu. Maka jangan menjadi pembohong.
2. Ikhlas. Adalah kunci penting membuka indera keenam.
3. Mampu mengendalikan nafsu.
4. Berbaik sangka lah.
5. Lakukan ibadah secara rutin dan nikmatilah.
6. Lembutkan hati, dengan cara cenderung pada kebaikan.
7. Jangan suka berbantah-bantahan.
8. Jangan berlebih-lebihan dalam segala hal.
9. Lakukan pengamatan yang adil pada diri dan lingkungan.
10. Ikuti pelatihan penguatan intuisi yang bisa langsung dibimbing Dewa Tapa Putih.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar